Kalau ditanya seperti apa rasanya, jawabannya tidak ada rasa. tidak ada sedih ataupun senang. mungkin tegang, berhitung hitung apa sanggup mencapai setiap target dalam waktu sesingkat ini. Bulan lalu gol-gol di menit terakhir mengkandaskan Barca maju ke final Liga Champions. Juga gol-gol menit terakhir yang menjadikan Manchester City memenangkan Liga Premier Inggris, menggusur incumbant MU. Lalu apakah saya juga mampu mencetak gol-gol menit terakhir ini:
1. Tugas Power System Dynamic
2. Laporan Thesis dan Presentasi Sidang
3. Stuttgart
Rasanya seperti Mission Impossible jilid 5. Yang dapat dilakukan adalah tetap konsisten untuk menulis dan mengerjakan tugas. 5 bab sudah dikerjakan -- total sudah 90 halaman. Biarkan saja Supervisor saya mabok memeriksa bahasa inggris saya yang semakin kisut ketika kepala lelah.
Sore tadi kawan lama SMA menyapa di facebook, kawan sekesibukan ketika masih aktif Pramuka tempoh dulu. Lalu saya terkenang cerita sekitar 15 tahun silam saat giat-giatnya mengikuti setiap ujian keanggotaan Ambalan kami. 7 tahapan melelahkan hingga gajah putih itu tersemat di lengan kami. Malam panjang di akhir pekan, ratusan push up dan sit up, dengan bentak-bentakan senior yang membuat kantuk pergi jauh-jauh, Juga kisah tentang cacing-cacing tanah terusik tidurnya oleh kami yang berkubang di sawah lahan mereka. Semua itu hanya simulasi, atau anggaplah olah raga sehat di masa silam. Realisasinya adalah hari-hari sekarang ini. Semoga gol-gol indah tercipta di menit-menit yang tersisa.
di dalam kepasrahan kepada-Nya.