Waktu bergerak cepat, tanggal tidak lagi saya ingat, hanya nama-nama hari, dan sedikit kelegaan ketika menyentuh sebutan jumat. Minggu lalu mengakhiri perdebatan2 dengan perjalanan sehari total hampir 600 km menuju GIS Meeden di utara belanda, ini adalah salah satu Gardu Induk berinsulasi gas 380 ribu volt mereka. Hebat memang, perjalanan sejauh hampir 300 km ditempuh dalam waktu 3 jam kurang, melewati highway penyambung negara2 di eropa, dan tanpa pintu tol utk membayar. Setidaknya jalan-jalan mulus itu simbolisasi pertanggung jawaban pemerintah terhadap sekitar 30% pajak penghasilan setiap warganya.
Masalah pajak memang isu sensitif bagi warga eropa, setidaknya di belanda sini. Melalui pajak setiap warga merasa mereka berhak untuk menerima apa yg mereka sudah bayar. sama saja seperti yang sudah kita lakukan di negara sendiri, dan sama saja, bila di eropa pun, di negeri belanda, ada saja yang berpendapat pemerintah mereka terlalu menghabur-haburkan dana. Sementara di kita, uang pajak itu dikorupsi untuk kepentingan pribadi oknum2 tertentu, yang saat ini entah bagaimana rimbanya.
Banyak pajak di negeri belanda yang dibebankan bagi warganya, mulai dari pajak saluran air kotor, pajak air, pajak energi, dan lain-lain, sehingga bagi kelas menengah Eropa dan kaum pekerja, hal tersebut cukup mengesalkan. Sehingga, bisa dibayangkan, kalau kemudian betapa berat hatinya bila sebagian dana tersebut hendak dihibahkan begitu saja untuk membantu Yunani.
Minggu ini kesibukan mulai memuncak, dan melelahkan. Sepeda saya yang sedang dipinjam pemiliknya (?) mengharuskan saya berjalan kaki 6km setiap hari. Sebenarnya kawan lain sudah menawarkan pinjaman sepeda, namun saya menganggap jalan kaki ini sebagai olah raga, dan semakin seru menjelang musim dingin begini, suhu di bawah 5 derajat celsius memiliki tantangan tersendiri.
Pekerjaan di lab pun mulai memakan waktu. Melelahkan memang topik GIS ini, kompartemen harus dibuka dengan terlebih dahulu mengeluarkan semua isi udara di dalam kompartemen. Baud2 berjumlah 12 itu dibuka satu persatu dengan tenaga super. Kadang saya tidak kuat, sehingga dibantu petugas lab dengan otot eropa mereka yang harus saya akui lebih kuwat. Tutup kompartemen pun seberat karung beras 25kg. setelah itu, menaruh partikel yg hendak diuji, itu pun memakan waktu, krn asisten lab ingin akurat. selesai menaruh partikel, angkut2 tutup kompartemen, memasang kembali baud2 dengan sangat erat. membuat vakuum kembali kompartemen dengan kompressor, memasukkan gas insulasi, yaitu gas SF6, memastikan tidak ada kebocoran. Baru mulai menguji, bila di tengah pengujian ada keganjalan, maka dilakukan investigasi. lagi-lagi memakan waktu, dan otot. Rasanya badan pegal2 setiap malam.
Namun setidaknya mulai menunjukkan beberapa hasil, yang walau hingga saat ini masih malu2 kucing dengan Prof Smit utk ditunjukkan. Impuls hingga 700 ribu volt sudah diberikan tanpa menunjukkan indikasi breakdown. Ingin menulis sesuatu dengan bahasa yang baik dan rapi, namun belum banyak hasil yg bisa kupertontonkan. Perfeksionis memang, namun lambat. Baiklah, waktu bergerak cepat, namun tekad untuk selalu memberikan yang terbaik. berbalut semangat, ketulusan, serta kerendahan hati.
Semangat !



No comments:
Post a Comment