Friday, March 23, 2012

DC does not exist !

Hari ini sebelum jam 11 siang, saya masih kesulitan untuk menyadari bahwa hari ini luar biasa. Anugerah langit biru, matahari cerah, dan kesejukan udara baru tersadari keberadaannya setelah exam bersama Peter Morshuis terlewati. Yap, rasanya plong setelah melewati exam High Voltage DC. Mata kuliah senilai 3 kredit ini bagi saya sulit karena selama proses kuliah hanya sebagian kecil saja yang sanggup terpahami. 

Namun kemudian, setelah mendapat free penuh 2 hari, saya meniatkan untuk menggenjot persiapan ujian, dan satu per satu mendengarkan kembali rekaman kuliah yang saya simpan di HP. Ternyata, tidak ada yang mustahil untuk dipelajari, hanya kesabaran dan integritas belajar yang memang perlu dipertahankan selama proses pembelajaran.

DC does not exist, begitu kata2 pertama tertulis di buku karangan Profesor Kreuger terkait fenomena High Voltage DC. Maksud beliau adalah pure HV DC tidak langsung tercipta. Selama proses peng-ada-an DC melewati beberapa fase, termasuk fase AC di kala transient ataupun polarity reversal. Medan elektris menjadi jauh berbeda di bawah kondisi tegangan DC, juga bagaimana terjadinya surface serta space charge di dalam media insulasi, semua dibahas secara detil.

Ya, pembelajaran baru ini sangat menarik. Tidak hanya cukup berhenti pada: OK, DC menawarkan tanpa losses, karena ketiadaan Cos Phi (pemahaman awam saya). Lalu agak lebih dalam, bahwa saluran kabel AC yang panjang (semisal untuk bawah laut)  akan merekrut arus kapasitif yang besar untuk melakukan polarisasi charge di media insulasi secara terus menerus (postif-negatif 50Hz)-- yg hingga pada satu jarak panjang tertentu, arus kapasitif sama besarnya dengan nominal kabel. Yang artinya kabel tersebut berhenti mengalirkan daya, seluruh energi habis hanya untuk perkara polarisasi muatan di tengah jalan (dan gagal melaksanakan tugas mengalirkan energi). 

Buku Profesor Kreuger setebal 180-an halaman -dengan banyak errata di setiap chapter-- ternyata belum cukup memberi gambaran lebih baik tentang space charge. Hingga kemudian slide dari Peter memberikan tambahan disana sini. Pendekatan makro, maupun pendekatan mikro. Makro melalui pemahaman divergensi flow arus, mikro melalui pendekatan energy band gap ala Niels Bohr. 

Sempat hendak mengundurkan diri dari tes pagi tadi, setelah rasanya belum cukup puas dengan persiapan yang dilakukan, namun kemudian menyadari kalau penundaan hanya akan menjadi bola salju terhadap target-target lainnya di hadapan. Sehingga walau ada kecanggungan penguasaan pada beberapa bab  -- dan memang terbukti terbata-bata ketika menjelaskan Partial Discharge DC-- namun ditekadkan maju terus.


----
Langit biru, matahari cerah, udara sejuk, suhu yang bergerak merambah di atas 20 drajat celsius rasanya semakin lengkap. Ucapan selamat dari Peter di akhir sesi ujian, ditambah tawaran tinggal lebih lama 1 tahun di belanda utk mengerjakan proyek GIS DC  saya anggap satu compliment yang patut disyukuri. Walau tetap secara diplomatis saya jawab -- semua tentu tergantung pemilik modal saya: a.k.a PLN. Tentu menyenangkan belajar tentang hal baru, apalagi GIS DC ini hal yang masih tergolong baru di dunia. Namun, tidak lupa ada tanggung jawab lain (serta tantangan) yang sudah menunggu di Republik sana.

--
Istirahat sejenak, 
menikmati cerahnya hari.
mengisi energi,
lalu berlari kembali. 

No comments: