Monday, November 15, 2010

Nongkrong di perpus.

Ternyata, gak mudah jadi mahasiswa study oriented itu, saya harus menaruh respek kepada kawan2 S1 saya yang dulu memang rajin belajar, yang dulu saya olok2 - ngapain sih kuliah kok cuman belajar doang. Mungkin saat itu saya lupa, kalau pada saat berangkat ke Bandung untuk kuliah, saya cium tangan orang tua saya untuk pamit belajar .. :) Alhasil, kerjaan saya selama kuliah di Bandung, seringnya keluyuran. Tapi gpp, toh itu sudah masa lalu, dan masih bisa lulus dengan wajar. (lulus atau lolos??)

Kemudian sampai di kampus S2 sini, ternyata jadwal kuliahnya seru dan cepat, sehingga ketika genderang kuarter baru dimulai, itu berarti, lari cepat kombinasi antara: mengulang pelajaran, test, exams, membuat ringkasan, membuat pr, dan membuat laporan praktikum. Bahkan kadang waktu terlalu berharga untuk leyeh2, atau jalan santai. Tidak tersadari seperti karma, kalau kemudian saya sekarang menjadi tipikal mahasiswa Study Oriented itu. Bahkan hari Sabtu dan Minggu nongkrongnya di perpus.

Perpus disini buka Sabtu dan Minggu mulai dari jam 10.00 pagi sampai 18.00, di musim ujian, pada hari biasa (bukan weekend), perpus siap buka hingga pukul 24.00, keren banget. Belum lagi, saya masih senang dan agak norak, dengan adanya mesin kopi dan mesin snack di basement, itu seperti sumber gizi saya selama nongkrong di sini. Tempatnya nyaman untuk belajar, bahkan, di service centrenya kita boleh minta ear-plug gratis, kalau kita berencana untuk benar2 silent membaca buku. 


perihal ke perpus di hari sabtu dan minggu, itu ternyata bukan segelintir orang, tapi juga banyak student lain yang entah mengerjakan tugas atau mengulang pelajaran. Ada yg datang sama pacarnya untuk belajar, yang pasti gak bisa neko2, soalnya ada security berbadan besar tinggi secara periodik keliling mengawasi gerak-gerik pengunjung, gak aneh kalau liat si pengawas ini menyuruh mahasiswa menurunkan kakinya dari atas kursi. Posisi duduk pun bisa dipilih, apakah hendak mencari posisi dengan pemandangan "menarik" ataupun menghadap tembok bila tidak ingin terganggu konsentrasinya.





Jaringan wireless eudoram yang ada dimana2, menambah kelengkapan dan kenyamanan belajar disini. kalo lagi sela, ya sambil buka2 facebook, atau liat2 pengumuman di blackboard.tudelft.nl .. Well, intinya, ritual nongkrong di perpus merupakan ritual wajar di fase2 awal kuliah disini, kerja keras di tahap awal memang tidak terhindarkan, dengan harapan pada fase2 berikutnya beban lebih ringan, dan konsentrasi pada pengerjaan Thesis (+ jalan2 liat eropa!!).

Amin.

No comments: