Saturday, October 23, 2010

Bakmi Italia

Waktu kuliah, ada joke dari seniorku anak tambang, sebut saja J, dia bilang, ngapain jauh-jauh dan mahal-mahal makan ke pizza hut hanya untuk beli indomie dilumuri daging sapi. Aku sendiri masih menganggap indomie versi warung makan itu termasuk makanan mewah, sehingga jarang terpikir untuk membuat apalagi membelinya.

Jamuan kawan Carlos tempoh hari, juga ketukan di malam hari dari kawan lain tetangga kamar -- yang menanyakan apa aku punya topping untuk spagheti -- karena dirinya katanya salah membeli topping tomat, memberiku keyakinan untuk memasak sendiri spagheti sebagai pengganti kebiasaan makan indomie di pagi hari.

Ternyata gak sulit, tinggal cemplung cemplung dan jadi. Memang gak sepraktis indomie. Tapi untuk sesekali menyiapkan di akhir minggu, tentunya ini sgt direkomendasikan.


Bawang merah dipotong-potong, bawang putih 2 siung digeprek, keduanya ditumis, masukkan daging sapi cincang, masukkan bumbu pasta spagheti (ini yg membuat-hidup-menjadi-lebih mudah), tambahkan air secukupnya, aduk aduk, tambahkan potongan tomat. Taburi di atas mi spagheti yg sudah direbus (jangan yang mentah), tambahkan butiran keju supaya lebih mirip seperti di restoran2 pizza hut. (maaf menyebutkan merk, lagipula hanya 2 merk yg aku ingat untuk urusan spagheti: Pizza Hut dan Rumah Pasta di samping Salman).


Kalau topping masih ada sisa, bisa dijadikan untuk lauk makan berikutnya, bisa dikombinasikan dengan nasi putih, meniru nama Italia: risotto (walaupun pasti diprotes sama orang Italia). Dan tidak perlu ditambahkan kecap atau brambang goreng, cukup keju bubuk. Berikut hasilnya:  (kok mirip jajanan nasi di simpang dago ya? ah, whateva .. sikat !!)




Selamat mencoba.