Thursday, October 14, 2010

Mangkin seru !!

"Baru nyahok lu !", kurang lebih begitu gurauan seniorku di PLN, ketika aku bercerita kondisi awal belajar di kampus ini. Yang bersangkutan juga alumnus dari sini dan sebentar lagi mentamatkan Pehade-nya. Sebenarnya apa yang membuat kuliah menjadi terasa berbeda daripada S1 dulu bagiku adalah sebagai berikut:
  1. Sistem Caturwulan yang serba cepat, bahannya segudang, ujug2 udah exam lagi.
  2. Konsekuensi poin 1 adalah mahasiswa harus sering dituntut untuk kreatif dan rajin belajar secara mandiri.
  3. Bagiku, ilmu yang dipelajari adalah ilmu yang sedikit banyak berbeda dengan kuliah S1 dulu.
  4. Konsekuensi poin 2 dan poin 3 adalah bersikap proaktip, tanya sana-sini, termasuk para leluhur PLN yang terlanjur kondang namanya di kampus sini (susah kalo punya senior pinter2... )
  5. Ada kuliah yang ambil di jurusan lain, dan itu kadang kayak berada di "dunia lain" yang bener2 ruwet memulai darimana. Nyari di google kayak samudera luas, pinjem istilah: "digging in the wrong site". Solusinya, harus tanya ke mahasiswa dari jurusan tersebut, khususnya metode belajarnya.
  6. Ini yang paling krusial: gak ada mamang nasi goreng di malam hari, ataupun warung bubur kacang ijo yang buka 24 jam. 
Sebenarnya kuliah disini asyik kok, gedung2 dan pemandangan indah, fasilitas lengkap, situasi belajar mengajar yang santai, juga dosen2 yang antusias dengan pertanyaan kita. Mungkin kebanyakan kampus di Eropa seperti ini, dimana Dosen jarang sekali mengajar memakai pakaian formal, termasuk kuliah yang serius dan berat, mereka memakai jeans, kecuali Dosen2 sepuh. Hari ini aku pun mengecek di kelas Risk Analysis, bahwa aku satu2nya manusia bercelana kain di kelas. Bukan karena aku gak mau pakai jeans, tapi jeansku bolong dekat pantat :


Kalo dipikir-pikir kondisi ini lucu dan indah juga, setidaknya kalau sebagai pelajar, ya tugasnya belajar, tantangannya berbeda ketika bekerja di kantor. Dan perasaan tidak menentu ini mudah2an hanya terjadi di awal-awal seperti ini, lalu kemudian menjadi terbiasa bekerja cepat, berpikir komprehensif, dan tetap fokus walau dalam kondisi kritis pun berbeban berat. Mengutip istilah dari teman2 di SDM: "tidak sadar dia kompeten". Salam.

(tidak sadar kalau menulis blog sebenarnya ungkapan kejiwaan juga. mudah2an bukan abnormal)

No comments: